SENYAWA AROMATIK
Pengertian Senyawa Aromatik
Aromatik digunakan
untuk menggambarkan sebagian substansi wangi-wangianseperti benzaldehid ( dari
cherrin, pach, dan almond), toluen dan benzena. Aromatic jugadigunakan untuk
benzene dan stukturnya lebih sederhana dan merupakan induk dari suatukelas
senyawa yang dinamakan senyawa aromatic.
Penamaan Senyawa
Aromatik
Substansi aromatic lebih banyak dari
pada beberapa kelas senyawa organic lainnya.Senyawa aromatic yang diperoleh
mempunyai sejumlah besar dari nama-namanonsistematik. Hukum IUPAC menyetujui
beberapa nama yang digunakan secara luas untuktetap dipakai. Dan untuk
selanjutnya metil benzene diketahui secara umum sebagai toulena,hidroksibenzena
sebagai fenol, aminobenzena sebagai aniline dan sebagainya.Untuk memperlihatkan
adanya ikatan rangkap, secara umum hidrokarbon aromaticdisebut arena (akhiran
ena memperlihatkan ketidak jenuhan). Gugus bervalensi satu arenadisebut aril.
Tata nama senyawa-senyawa aromatic tidak begitu sistimatik, setiap senyawalebih
dikenal dengan nama biasa atau nama trivial. Disamping nama trivialnya,
turunan-turunan benzene juga mempunyai nama turunan. Nama turunan diperoleh
denganmenggabungkan nama substituen
sebagai awalan yang diikuti dengan kata benzena.
SENYAWA AROMATIS DAN STRUKTURNYA
Yang termasuk senyawa aromatis
adalah
·
Senyawa benzena
·
Senyawa kimia dengan sifat kimia seperti benzena
1.
BENZENA
Benzena dan Turunannya Senyawa benzena pertama kali disintesis oleh
Michael Faraday pada tahun 1825, dari gas yang dipakai sebagai bahan bakar
lampu penerang.Sepuluh tahun kemudian diketahui bahwa benzena memiliki rumus
molekul C6H6 sehingga disimpulkan bahwa benzena memiliki ikatan rangkap
yang lebih banyak daripada alkena.
Dari residu berminyak yang tertimbun dalam pipa induk gas di London.
Saat ini sumber utama benzena, benzena tersubtitusi dan senyawa aromatic adalah
petroleum : sebelumnya dari ter batubara hamper 90% senyawa aktif bahan obat
adalah senyawa aromatik : rumus struktur mempunyai inti benzena.
a.
Struktur Benzena
Ikatan
rangkap pada benzena berbeda dengan ikatan rangkap pada alkena. Ikatan
rangkap pada alkena dapat mengalami reaksi adisi, sedangkan ikatan rangkap pada
benzena tidak dapat diadisi, tetapi benzena dapat bereaksi secara substitusi.
Contoh:
Reaksi
adisi
: C2H4 + Cl2 --> C2H4Cl2
Reaksi
substitusi : C6H6
+ Cl2 --> C6H5Cl + HCl
Menurut
Friedrich August Kekule, keenam atom karbon pada benzena tersusun secara siklik
membentuk segienam beraturan dengan sudut ikatan masing-masing 120°. Ikatan
antaratom karbon adalah ikatan rangkap dua dan tunggal bergantian
(terkonjugasi).
Persyaratan
Senyawa Aromatik:
1. Molekul harus
siklik dan datar .
2. memiliki orbital p
yang tegak lurus pada bidang cincin (memungkinkan terjadinya delokalisasi
elektron pi).
3. memiliki
orbital p yang tegak lurus pada bidang cincin (memungkinkan terjadinya delokalisasi
elektron pi)
SIFAT FISIKA DAN KIMIA
Sifat Fisik:
· Zat cair
tidak berwarna
· Memiliki bau
yang khas
· Mudah menguap
· Benzena digunakan
sebagai pelarut.
· Tidak larut dalam pelarut
polar seperti air air, tetapi larut dalam pelarut yang kurang polar atau nonpolar, seperti eter dan
tetraklorometana
· Larut dalam berbagai
pelarut organik.
· Benzena dapat
membentuk campuran azeotrop dengan air.
· Densitas : 0,88
Sifat Kimia
- Bersifat bersifat toksik-karsinogenik (hati-hati menggunakan benzena sebagai pelarut, hanya gunakan apabila tidak ada alternatif lain misalnya toluena)
- Merupakan senyawa nonpolar
- Tidak begitu reaktif, tapi mudah terbakar dengan menghasilkan banyak jelaga
- Lebih mudah mengalami reaksi substitusi dari pada adisi.
-
. Kegunaan1. Benzena digunakan sebagai pelarut.2. Benzena juga digunakan sebagai prekursor dalam pembuatan obat, plastik, karet buatan dan pewarna.3.Benzena digunakan untuk menaikkan angka oktana bensin.4.Benzena digunakan sebagai pelarut untuk berbagai jenis zat. Selain itu benzena juga digunakan sebagai bahan dasar membuat stirena (bahan membuat sejenis karet sintetis) dan nilon–66.5. Asam SalisilatAsam salisilat adalah nama lazim dari asam o–hidroksibenzoat. Ester dari asam salisilat dengan asam asetat digunakan sebagai obat dengan nama aspirin atau asetosal.6. Asam BenzoatAsam benzoat digunakan sebagai pengawet pada berbagai makanan olahan.7. AnilinaAnilina merupakan bahan dasar untuk pembuatan zat-zat warna diazo. Reaksi anilina dengan asam nitrit akan menghasilkan garam diazonium, dan proses ini disebut diazotisasi.8. ToluenaKegunaan toluena yang penting adalah sebagai pelarut dan sebagai bahan baku pembuatan zat peledak trinitrotoluena (TNT)9. StirenaJika stirena mengalami polimerisasi akan terbentuk polistirena, suatu jenis plastik yang banyak digunakan untuk membuat insulator listrik, bonekaboneka, sol sepatu, serta piring dan cangkir.10. BenzaldehidaBenzaldehida digunakan sebagai zat pengawet serta sebagai bahan baku pembuatan parfum karena memiliki bau yang sedap.11. Natrium BenzoatSeperti asam benzoat, natrium benzoat juga digunakan sebagai bahan pengawet makanan dalam kaleng.12. FenolFenol (fenil alkohol) dalam kehidupan sehari-hari lebih dikenal dengan nama karbol atau lisol, dan dipergunakan sebagai zat disinfektan (pembunuh bakteri) karena dapat menyebabkan denaturasi protein.Dampak1. Benzena sangat beracun dan menyebabkan kanker (karsinogenik).2. Benzena dapat menyebabkan kematian jika terhirup pada konsentrasi tinggi, sedangkan pada konsentrasi rendah menyebabkan sakit kepala dan menaikkan detak jantung.PERMASALAHANdari artikel yang saya baca dikatakan bahwa benzena sangat beracun dan dapat menyebabkan kanker mengapa demikian! dan bagaimana dengan penggunaan benzena sebagai obat(aspirin) dan pengawet makanan apakah tidak berbahaya?